Religiusitas Televisi

Religiusitas Televisi

Ramadlan telah lewat. Umat Islam begitu suka cita saat menyambutnya. Berbagai cara dilakukan untuk menyambut ramadlan. Dalam tradisi sunda kita mengenalnya dengan istilah munggah, suatu cara menyambut ramadlan ala sunda. Namun yang menarik dan perlu mendapatkan apresiasi kritis adalah munggah versi televisi. Mengapa menarik, karena dalam pandangan saya, banyak program acara televisi yang berbalut religiusitas mulai dari iklan, talkshow, kuis, sinetron, acara perjalanan (wisata) dan masih banyak lagi. Read the rest of this entry

Kekuatan Isu Media (film Wallstreet)

Kekuatan Isu Media (film Wallstreet)

ilustrasi dari cafe-movie.com

Berat! Kata itulah yang pertama kali keluar ketika mengomentari film yang berlatar belakang kejatuhan ekonomi Amerika Serikat beberapa waktu lalu. Berlatar belakang pusat penjualan saham di Gedung Wall Street dengan tokoh muda More, seorang pialang yang pemikir nan cerdas. Memiliki seorang atasan Zebel, pemilik dan pendiri perusahaan Keller Zebel.

Louis Zebel sang pemilik yang sekaligus pemain pialang saham untuk perusahaannya sendiri harus merelakan nilai sahamnya terus menurun, dan jika tidak segera dijual perusahaannya akan hancur tanpa sisa. More, sang anak buah yang memiliki ambisi untuk Read the rest of this entry

Komunikasi Populer Ki Sunda

Komunikasi Populer Ki Sunda

Mencermati komunikasi ki Sunda tidak bisa ditinjau dari satu aspek, seperti aspek politik dan intelektual belaka. Namun juga harus mampu menohok ke sisi budaya rakyat yang dicirikan dengan popularitas masa kini sebagai bagian dari komunikasi ki Sunda.

Namun berbeda dalam pandangan pengamat budaya Sunda Asep Salahudin dalam beberapa tulisannya tentang “Komunikasi Sunda ‘Heurin ku Letah” yang dimuat Kompas Jabar dan dimuat kembali oleh blog onlin sunangungdjati.com serta tulisan “Dipati Ukur Sebagai Tolak Ukur” yang dimuat Kompas edisi Sabtu, 3 April 2010. Dalam tulisan tersebut Asep menegaskan bahwa orang Sunda kiwari cenderung berkomunikasi Read the rest of this entry

Televisi Menebar Teror

Televisi Menebar Teror

Beberapa waktu lalu Kata-kata terror, teroris atau terorisme begitu populer menghiasi layar kaca kita. Popularitas kata terorisme bangkit lagi pasca ledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton 17 Juli lalu. JW Marriot pernah menjadi sasaran bom tahun 2003. Dengan peristiwa peledakan tersebut, Cendekiawan, pengamat intelijen, para pemburu bom adalah salah satu orang yang ketiban rezeki gara-gara ledakan tersebut. Betapa tidak, hampir semua stasiun televisi membahas peledakan yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab atau mungkin gila. Read the rest of this entry

Kemenangan Opini, Kasus Bibit-Chandra

Kemenangan Opini, Kasus Bibit-Chandra

Chandra-Bibit akhirnya memenangkan ‘pertarungan’ dengan Susno Djuadji. Susno Djuadji dinonaktifkan dan berkas Chandra-Bibit dibawa ke MK untuk di uji, bahkan ada wacana Kapolri akan dicopot dari jabatannya. Dibawanya berkas kasus tersebut setelah dibentuk tim independent yang dikomandoi Adnan Buyung Nasution beserta para praktisi serta para akademisi Jakarta. Upaya kriminalisasi keduanya pun dibedah habis-habisan di mahkamah konstitusi. Bahkan percakapan antara anggoro-anggodo yang tidak sengaja disadap diperdengarkan kepada hadirin mengundang tawa yang hadir.

Kemenangan Bibit dan Hamzah tidak terlepas dari pembentukan Opini Publik yang beredar di berbagai media. Saya melihat, latar belakang institusi yang masing-masing disimbolkan dengan Cicak yang mewakili KPK dan Buaya yang mewakili Intitusi Polisi tidak terlepas dari pemaknaan keduanya. Read the rest of this entry

Metro TV VS TV One, Siapa Menang?

Metro TV VS TV One, Siapa Menang?

Pada saat tulisan ini dibuat (04/10), Musyawarah Nasional Golkar baru mulai diselenggarakan. Berbagai wacana muncul dalam membangun Golkar ke depan, baik wacana dari para calon ketua umum atau wacana posisi Golkar dengan pemerintah ke depan, apakah menjadi mitra pemerintah atau menjadi penyeimbang pemerintah (opoisi). Para pengamat mengeluarkan jurus ampuhnya terhadap siapa kemungkinan dan yang pantas menjadi ketua umum yang dapat membawa Golkar kepada kegemilangan masa lalu, minimal ketika tahun 1999 atau tahun 2004, dimana Golkar dapat mencapai suara mayoritas. Read the rest of this entry

Meramadhankan Televisi

Meramadhankan Televisi

ilustrasi dari bincangmedia.wordpress.com

Cing atuh ulah nyetel nu kieu, kalahkah ngan gogorowokan hungkul, teangan nu keur ngaji ari bulan puasa mah” ( Coba jangan setel tayangan yang seperti ini, Cuma teriak-teriak saja, cari tayangan yang sedang mengaji kalau bulan puasa itu).

Itu adalah ungkapan ibu saya di kampung ketika mengomentari tayangan televisi pada hari kedua puasa, tepatnya saat sahur. Saat itu kebetulan chanel televise berhenti di acara kuis yang dipandu oleh Komeng dkk, yang barangkali pemirsa mengetahui bagaimana kekonyolan dan kocaknya Komeng dapat mengocok perut kita. Tentu saja kita juga dapat menilai bahwa acara Read the rest of this entry

Hello world!

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.